Ranking Universitas Webometrics Indonesia, Ini 4 Kreteria Penilaianya

Kreteria Penilaian Webometrics Indonesia
Kreteria Penilaian Webometrics Indonesia

Ranking Universitas webometrics indonesia, Kreteria Penilaian Webometrics Indonesia Webometrics adalah sistem yang memberikan penilaian terhadap seluruh universitas terbaik di dunia melalui website universitas tersebut. Webometric memberi peringkat lebih dari 22.000 Universitas di seluruh dunia.

Peringkat ini diperbarui setiap bulan Januari dan Juli, dan kriteria peringkat yang digunakan oleh Webometrics. kali ini diubah dari sebelumnya. Selama ini Webometrics menggunakan kriteria size, visibility, rich text, dan Scholary, namun kali ini Webometrics menggunakan kriteria penilaian berupa kehadiran (5%), Visibility impact (50%), openness (10%), dan excellence (35%).

Kreteria Penilaian Webometrics Indonesia

Kriteria Penilaian Webometrics Indonesia
Kriteria Penilaian Webometrics Indonesia

Lalu, Bagaimana Kampus Dapat Meningkatkan Peringkat di Webometric?

Webometric mengevaluasi inisiatif perguruan tinggi untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah dalam rangka meningkatkan kehadiran akademisi dan lembaga penelitian di Website.

Dan penilaian didasarkan pada kombinasi indikator yang memperhitungkan baik volume dan konten Web, visibilitas dan dampak publikasi web sesuai dengan jumlah tautan eksternal yang diterima dalam upaya meningkatkan situs web universitas di dunia.

penilaian webometrics indonesia
Penilaian Webometrics, Universitas dan perguruan tinggi se Indonesia

1. Kehadiran (5%) – Kreteria Penilaian Webometrics Indonesia

Kehadiran adalah jumlah halaman web yang dihosting di domain web utama (termasuk semua subdomain dan direktori) universitas yang diindeks oleh mesin pencari Google. Peringkat ini menghitung setiap halaman web, termasuk semua format yang dikenali secara individual oleh Google, termasuk halaman statis dan dinamis dan file non-kaya.

2. Dampak visibilitas (50%)

Dampak Visibilitas adalah kualitas konten yang dievaluasi melalui “referendum virtual” dengan menghitung semua tautan eksternal yang diterima oleh domain web Universitas dari pihak ketiga. Tautan mengakui prestise institusional, kinerja akademik, nilai informasi, dan kegunaan layanan yang diperkenalkan di halaman web sesuai dengan kriteria jutaan editor web dari seluruh dunia.

Data visibilitas tautan dikumpulkan dari dua penyedia informasi, yaitu Majestic SEO dan ahrefs. Keduanya menggunakan perayap mereka sendiri, menghasilkan basis data berbeda yang digunakan bersama untuk saling melengkapi atau mengoreksi kesalahan. Indikatornya adalah produk dari jumlah backlink dan jumlah domain yang berasal dari backlink tersebut, jadi penting tidak hanya popularitas tautan tetapi juga keragaman tautan.

3. Keterbukaan (10%)

Keterbukaan adalah jumlah file dokumen Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc, .docx) dan Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/terbuka di bawah domain situs web universitas tertangkap oleh mesin pencari (Google Cendekia).

4. Keunggulan (35%)

Keunggulan adalah jumlah artikel ilmiah yang diterbitkan oleh universitas terkait yang terindeks di Scimago Institution Ranking (2003-2011) dan di Google Scholar (2007-2011).

Maka untuk meningkatkan nilai atau ranking dalam webometrics diperlukan perencanaan yang matang dan kerja keras dari seluruh elemen yang ada di universitas baik itu dosen, staf, karyawan, mahasiswa ataupun alumni.

Baca digital: Jasa digital marketing

Esensi kerjasama, gotong royong serta perencanaan yang matang dan kerja keras seluruh civitas akademika, kunci sukses yang akan mengantarkan kampus menjadi World Class University yang dicita-citakan semua perguruan tinggi.

Kami membuka jasa optimasi webomatrics hubungi: wa: 081330199100

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here