Lompat ke konten

Apa Itu Pemasaran? Yuk Pelajari Dasar-dasarnya!

Apa Itu Pemasaran? – Pemasaran adalah proses memperkenalkan produk atau jasa kepada masyarakat. Pemasaran juga berarti proses pemasaran produk atau jasa, mulai dari pembuatan strategi hingga apa yang dirasakan konsumen.

Perkembangan dunia bisnis membuat proses pemasaran berkembang. Salah satu bukti perkembangannya adalah munculnya pemasaran online yang dapat diartikan sebagai upaya memperkenalkan produk atau jasa melalui internet.

Dahulu pemasaran hanya sebatas bentuk fisik seperti baliho, pamflet, dan spanduk. Namun, kini sudah mulai merambah dunia digital seperti media sosial, iklan online, dan lain-lain.

Pada artikel kali ini, mata digital indonesia akan membahas secara lengkap pengertian pemasaran, jenisnya, hingga keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses berkarir di bidang ini.

Apa Itu Pemasaran?

apa itu pemasaran atau marketing

apa itu pemasaran atau marketing?

Menurut Caroline Forsey dari Hubspot, pemasaran adalah proses membuat orang tertarik pada produk atau jasa dari suatu perusahaan. Untuk melakukan proses ini, perlu dilakukan riset pasar, analisis, dan pencarian pelanggan yang ideal.

Definisi pemasaran yang sangat luas menjelaskan bagaimana proses dalam pemasaran itu sendiri. Pemasaran bahkan dimulai dari proses pengembangan produk, metode distribusi yang akan dilakukan, penjualan produk atau jasa, dan periklanan.

Perkembangan teknologi membuat definisi pemasaran menjadi luas. Saat ini ada dua jenis pemasaran: online dan offline. Kedua konsep ini dipisahkan oleh media, dimana online menggunakan internet, sedangkan offline tidak.

Mengapa Pemasaran Penting?

Dalam sebuah bisnis, pemasaran memiliki banyak fungsi. Pemasaran tidak hanya mampu membuat masyarakat memahami produk atau jasa yang ditawarkan, tetapi juga meningkatkan penjualan untuk membuat bisnis berkembang.

Secara umum, pemasaran berguna untuk menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. Penjual tentu tahu produk atau jasa apa yang mereka tawarkan, tapi bagaimana dengan masyarakat luas?

Untuk menggunakan suatu produk atau jasa, masyarakat membutuhkan pendidikan. Menurut Creativs, pemasaran adalah cara paling efektif untuk menjelaskan suatu produk atau layanan kepada calon pengguna. Untuk menambah nilai, gunakan bahan yang menyenangkan dan menarik.

Ada banyak cara. Diantaranya adalah dengan mengucapkan terima kasih karena telah menggunakan produk atau jasa Anda. Bisa juga memberikan hadiah kepada pengguna atau pembeli setia. Proses ini penting karena mereka akan menjadikan produk atau layanan Anda sebagai pilihan pertama mereka.

Menurut Forty, pemasaran adalah cara terbaik untuk membuat nilai produk atau jasa yang ditawarkan tetap tinggi. Di tengah persaingan bisnis, proses akan menentukan produk atau jasa apa yang akan membuat pembeli bertahan dan membantu untuk berkembang.

Nah, jika kamu tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang dasar-dasar dunia marketing, kamu bisa membaca banyak artikel di website ini.

Di kelas kategori marketing, para pakar dan profesional marketing siap berbagi ilmunya untuk Anda, lho!

Seperti yang sudah dijelaskan, pemasaran dibagi menjadi dua bentuk: online dan offline. Jika offline memiliki keterbatasan sedang, berbeda dengan online. Dengan melakukan pemasaran online.

Anda bisa melakukan berbagai hal untuk mendapatkan pembeli tanpa batas. Berikut beberapa jenis pemasaran seperti dikutip dari Hubspot.

1. SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah jenis pemasaran yang paling populer saat ini. Proses ini menggunakan optimasi website agar produk atau jasa tersebut muncul di mesin pencari seperti Google.

Dengan memanfaatkan SEO, pemilik produk atau layanan dapat menargetkan dan menganalisis pembeli potensial secara spesifik. Misalnya mereka yang berusia 18 sampai 25 tahun atau orang yang tinggal di kota tertentu.

2. SEM

Pemasaran Mesin Pencari dikenal sebagai SEM. SEM bertanggung jawab untuk membuat produk atau layanan yang ditawarkan muncul di urutan pertama mesin pencari. Selain itu, tipe ini dapat memaksimalkan kedatangan calon pembeli dengan metode bayar per klik.

3. media sosial

Media sosial juga memiliki popularitas yang mirip dengan SEO. Bedanya, di media sosial, produk atau jasa yang ditawarkan tidak akan mudah mendapatkan calon pembeli. Hal ini dikarenakan setiap media sosial memiliki segmentasi dan target pasar yang berbeda.

4. Video

Jenis pemasaran video berubah seiring waktu. Jika dulu video marketing hanya digunakan untuk menarik calon pembeli, kini video marketing juga bisa digunakan untuk menjaga loyalitas pembeli. Salah satu contohnya adalah membuat film mini atau serial televisi.

5. Blog dan media cetak

Jenis pemasaran lainnya adalah blog dan media cetak. Melalui tipe ini, pemilik produk atau jasa dapat memasarkan produknya melalui spanduk dan tulisan (bila menggunakan blog) dan iklan (bila menggunakan media cetak).

Selain yang disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak jenis pemasaran. Mulai dari iklan bibir yang dikembangkan oleh saluran radio atau uji coba gratis, yang menawarkan produk gratis dengan masa uji coba tertentu.

Mengenal 4P Pemasaran

Pada tahun 1960-an, E. Jerome McCarthy, seorang penulis dan profesor di bidang pemasaran, memperkenalkan konsep 4P dalam buku Basic Marketing: A Managerial Approach. Nah, 4P pemasaran itu adalah produk, harga, tempat, dan promosi.

Pada dasarnya, pemasaran 4P menjelaskan bagaimana pemasaran bersinggungan dengan setiap tingkat bisnis. Selain itu, 4P merupakan kombinasi dari faktor-faktor yang menentukan atau mempengaruhi setiap keputusan masyarakat terhadap produk atau jasa yang beredar.

1. Produk

Produk adalah faktor pertama. Produk menjadi penting karena untuk mempengaruhi masyarakat tidak hanya membutuhkan produk atau jasa yang sudah jadi.

Pertanyaan yang akan muncul biasanya adalah bagaimana produk atau jasa ini ditampilkan. Setelah itu, pemilik produk atau jasa dapat melakukan uji pasar terhadap opini masyarakat tentang produk atau jasa tersebut, apakah menarik atau tidak.

Tanpa pemahaman di atas, produk atau jasa yang ditawarkan akan sulit diterima. Pemahaman di atas akan membuat pemilik terus memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas produk atau jasa tanpa asumsi.

2. Price – Harga

Setelah menentukan produk atau jasa, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah harga. Untuk menentukan harga, pemilik produk atau jasa dapat memeriksa harga pesaing atau melihat berapa banyak pembeli potensial yang bersedia membayar.

3. Palce – Tempat

Dalam konteks pemasaran, tempat mengacu pada proses distribusi barang atau jasa yang Anda tawarkan. Selain prosesnya, Anda juga harus mengetahui seberapa luas jangkauan produk dan layanan Anda. Ya, di sini Anda harus tahu persis siapa target produk dan layanan Anda dan apa cara terbaik agar orang bisa mendapatkan produk Anda.

4. Promotions – Promosi

Faktor terakhir dalam 4P adalah promosi. Promosi meliputi iklan, acara, atau diskon yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Tidak hanya itu, promosi juga memungkinkan produk atau jasa menarik lebih banyak pembeli.

Peluang Kerja Marketing

Ada empat peran dalam dunia pemasaran. Keempatnya adalah komunikasi pemasaran, media sosial dan konten, SEO, dan pemasaran digital. Adapun beberapa perusahaan, media sosial dan konten memiliki peran yang berbeda.

Keempat peran tersebut biasanya dilakukan oleh fresh graduate atau orang yang memiliki pengalaman kurang dari dua tahun di bidangnya masing-masing. Dalam peran ini, orang-orang tersebut biasanya diberi tugas sebagai pelaksana.

Setelah itu, ada level manajer. Tingkat manajer biasanya diperoleh oleh orang-orang dengan pengalaman lebih dari dua tahun dalam posisi staf. Pada level ini, tugas utamanya adalah membuat konsep, memelihara, dan mengevaluasi strategi.

Jabatan struktural terakhir adalah direktur. Direktur biasanya berhubungan dengan manajer. Mereka berbagi tugas dalam urusan strategis. Namun, semua konsep dan evaluasi pemasaran perusahaan ada di tangan direktur.

Pada beberapa posisi di bidang pemasaran, kebutuhan akan kemampuan teknis seperti kemampuan menganalisa Google Analytics untuk memahami proses mesin pencari cukup tinggi. Namun, menurut Target Jobs, perusahaan sering melonggarkan aturan untuk keterampilan.

Keterampilan utama yang dibutuhkan adalah membuat, menerapkan, dan mengevaluasi kampanye. Dalam tugas ini, seorang pemasar tidak hanya dituntut untuk kreatif dan inovatif, tetapi juga peka terhadap kampanye yang dilakukan.

Baca juga: 7 Jenis Media Digital Marketing Untuk Bisnis Kita

Peka terhadap masalah adalah syarat kedua. Kepekaan terhadap isu menjadi penting karena akan mempengaruhi bagaimana kampanye dilakukan dan diterima di masyarakat.

Padahal, biasanya ide atau inovasi yang muncul dalam kampanye pemasaran dipengaruhi oleh isu-isu yang sedang viral di masyarakat.

Keterampilan terakhir bagi seorang pemasar adalah melakukan riset dan analisis pasar. Riset dan analisis pasar dilakukan untuk mengetahui strategi hingga evaluasi kampanye. Meski begitu, riset dan analisis pasar dilakukan tidak hanya untuk mencari data kuantitatif, tetapi juga kualitatif.

Tinggalkan Balasan

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?